Sekjen Golkar Berharap Gus Kikin Pimpin NU dan Jaga Persatuan Bangsa
JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyampaikan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031, serta KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam. Sarmuji berharap kepemimpinan Gus Kikin dan Kiai Miftachul Akhyar mampu membawa NU terus menjaga persatuan bangsa dan negara serta memperkuat peran organisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sarmuji menilai Gus Kikin memiliki kapasitas untuk menjadi sosok yang mampu menjembatani berbagai kelompok di internal PBNU setelah dinamika Muktamar Ke-35 NU. Ia berharap kepemimpinan baru PBNU dapat merangkul seluruh faksi dan menciptakan suasana yang guyub, teduh, serta akomodatif bagi seluruh warga Nahdliyin. Menurutnya, NU merupakan pilar kebangsaan dan memiliki peran strategis dalam menjaga moderasi beragama, toleransi, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain menjaga persatuan dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah, Sarmuji berharap kepengurusan PBNU periode 2026-2031 turut memperkuat kemandirian ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan ekonomi pesantren. Ia menilai jaringan pesantren NU yang tersebar di berbagai daerah memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Gus Kikin, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU melalui musyawarah majelis Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) dalam Muktamar Ke-35 NU setelah memperoleh dukungan terbanyak dalam penjaringan bakal calon Ketua Umum PBNU dengan 472 suara. Dikutip dari Antaranews.com
