Tim Pembina Samsat Kalteng Perkuat Sinergi, Dorong Kepatuhan Pajak dan Pelayanan yang Lebih Mudah
1 min read

Tim Pembina Samsat Kalteng Perkuat Sinergi, Dorong Kepatuhan Pajak dan Pelayanan yang Lebih Mudah

Kalimantan Tengah – Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus mendorong pelayanan Samsat yang semakin mudah, cepat, dan responsif. Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Coffee Morning yang mempertemukan unsur Bapenda, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja untuk mengevaluasi pelaksanaan program, memetakan berbagai tantangan di lapangan, serta menyusun langkah strategis yang lebih terintegrasi.

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa kekuatan Tim Pembina Samsat terletak pada konsistensi kolaborasi dan kesamaan arah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Sinergi ini harus terus kita jaga. Orientasinya bukan hanya pada peningkatan penerimaan, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan kemudahan dalam pelayanan, memperoleh informasi yang jelas, dan memahami bahwa kepatuhan membayar PKB dan SWDKLLJ memiliki manfaat nyata, baik bagi pembangunan daerah maupun dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.

Menurut Alfin, penguatan kolaborasi juga perlu diarahkan pada peningkatan kualitas dan validitas data kendaraan, pengembangan kanal pelayanan dan pembayaran, serta perluasan edukasi kepada masyarakat. Dengan data yang semakin akurat dan terintegrasi, proses pelayanan dapat dilakukan lebih efektif sekaligus mendukung upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat. Di sisi lain, edukasi mengenai PKB dan SWDKLLJ perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga memahami manfaat dari setiap kewajiban yang dipenuhi.

Melalui Coffee Morning tersebut, Tim Pembina Samsat Kalteng menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan Samsat yang semakin modern, terintegrasi, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi bersama dan pertukaran informasi diharapkan menghasilkan tindak lanjut yang konkret, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan, kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, validitas data kendaraan maupun optimalisasi penerimaan daerah. Kolaborasi yang konsisten antara tiga unsur Tim Pembina Samsat menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pelayanan yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.