Tanah Longsor di Cianjur Menyebabkan 13 Bangunan Rusak dan Puluhan Rumah Warga Terancam
1 min read

Tanah Longsor di Cianjur Menyebabkan 13 Bangunan Rusak dan Puluhan Rumah Warga Terancam

Cianjur – Bencana tanah longsor menerjang lima desa di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Desa Campakawarna menjadi lokasi terdampak paling parah dengan laporan 13 bangunan mengalami kerusakan, di mana delapan di antaranya rusak berat. Bangunan yang hancur meliputi rumah warga, mushola, madrasah, hingga fasilitas penggilingan padi, yang memaksa sejumlah warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Camat Campakamulya menyatakan bahwa saat ini terdapat 65 rumah warga lainnya yang berada dalam kondisi terancam oleh potensi longsor susulan. Sebanyak 16 jiwa dari empat kepala keluarga telah diungsikan karena rumah mereka tidak lagi layak huni atau berada di zona berbahaya. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi tanah yang masih labil dan curah hujan yang diperkirakan masih tinggi.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan warga di atas segalanya. Pemerintah kabupaten tengah menyiapkan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di titik rawan bencana jika hasil kajian menunjukkan tanah tidak lagi aman untuk ditempati. Selain penanganan darurat, pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap faktor lingkungan guna mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan. Dikutip dari RRI.co.id