Waspada Krisis Dunia, Presiden Akui Sudah Fokus Berjuang Sejak Bertahun-tahun Lalu
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa ancaman krisis pangan, energi, dan air merupakan tantangan utama yang tengah menghantui dunia saat ini. Dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4/2026), Presiden menyampaikan bahwa ketiga sektor krusial tersebut telah menjadi fokus perjuangan politik dan pemikirannya selama berpuluh-puluh tahun. Beliau menekankan bahwa konsistensi ini bukan sekadar wacana baru, melainkan visi jangka panjang yang telah ia suarakan jauh sebelum menjabat sebagai kepala negara.
Presiden membuktikan komitmennya dengan merujuk pada rekam jejak literasi yang telah ia tulis selama beberapa dasawarsa terakhir. Dalam arahannya kepada para pejabat, ia menyebutkan bahwa gagasan mengenai kedaulatan sumber daya dasar tersebut sudah tertuang secara eksplisit dalam buku-buku karyanya. “Ini sebagai bukti bahwa sekian puluh tahun pun saya sudah cantumkan hitam di atas putih. Bahwa masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu: pangan, energi, air,” ujar Presiden guna mempertegas urgensi penguatan ketahanan nasional.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa ancaman krisis global ini sejalan dengan prediksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui agenda Sustainable Development Goals (SDG). Menurutnya, ramalan dunia mengenai kelangkaan pangan, energi, dan air kini sudah menjadi kenyataan yang harus dihadapi dengan langkah strategis dan cepat. Dengan mengacu pada peringatan internasional tersebut, Presiden mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk lebih serius dalam menjaga keberlangsungan sumber daya dasar demi masa depan bangsa. Dikutip dari RRI.co.id
