Gaya Hidup Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Gigi Kuning
1 min read

Gaya Hidup Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Gigi Kuning

JAKARTA – Rutinitas menyikat gigi setiap hari ternyata tidak menjamin gigi tetap putih cemerlang jika tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup. Konsultan senior dan dokter gigi, Dr. Shraddha Bahirwani, mengungkapkan bahwa penguningan gigi sering kali disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Selain faktor genetika dan penuaan yang membuat lapisan enamel menipis sehingga warna kuning dentin terlihat, kebiasaan sehari-hari seperti merokok, penggunaan rokok elektrik, hingga konsumsi obat-obatan tertentu menjadi pemicu utama noda membandel yang sulit dihilangkan hanya dengan sikat gigi biasa.

Pola makan yang tidak terjaga menjadi faktor eksternal paling dominan dalam perubahan warna gigi. Konsumsi minuman bersoda, teh, kopi, serta makanan berwarna secara intens dapat meninggalkan noda yang menembus lapisan gigi lebih dalam jika tidak segera dibersihkan. Selain itu, kebiasaan merokok sangat berdampak buruk karena kandungan nikotin dan tar akan mengendap pada gigi. Dr. Bahirwani juga menyoroti pengaruh lingkungan, seperti penggunaan air sumur dengan kadar fluorida tinggi pada masa kanak-kanak, yang dapat memicu pewarnaan intrinsik pada struktur gigi secara permanen.

Untuk mengatasi masalah ini, perawatan preventif seperti menyikat gigi dua kali sehari dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi tetap menjadi langkah utama. Namun, untuk noda yang sudah merasuk ke lapisan dalam, diperlukan intervensi profesional seperti pembersihan (scaling), pemutihan (bleaching), hingga prosedur kosmetik seperti veneer atau laminasi. Sebagai langkah pencegahan harian, masyarakat disarankan untuk membiasakan berkumur setelah makan, menjaga hidrasi tubuh, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman yang berisiko merusak estetika warna gigi alami. Dikutip dari Antaranews.com