DPR RI: Penguatan Industri Petrokimia Jadi Kunci Atasi Lonjakan Harga Plastik
1 min read

DPR RI: Penguatan Industri Petrokimia Jadi Kunci Atasi Lonjakan Harga Plastik

Kota Padang – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan bahwa penguatan industri petrokimia dalam negeri merupakan solusi strategis untuk mengatasi lonjakan harga plastik akibat konflik di Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran telah mengganggu rantai pasok global, terutama pasokan nafta yang merupakan bahan baku utama plastik. Andre menekankan pentingnya industri domestik sebagai penyangga agar ketergantungan terhadap bahan baku impor tidak semakin membebani masyarakat dan pelaku industri lokal.

Menyikapi eskalasi geopolitik tersebut, Komisi VI telah mendorong Menteri Perdagangan, Budi Santoso, untuk segera merumuskan langkah mitigasi kenaikan harga. Terganggunya arus energi dunia pascapenutupan Selat Hormuz telah memberikan efek domino yang signifikan terhadap biaya produksi global. Meskipun banyak negara di ASEAN mulai menaikkan tarif BBM, Andre mengapresiasi kerja keras pemerintah Indonesia yang hingga kini masih mampu menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri guna melindungi daya beli masyarakat.

Sejalan dengan langkah DPR, Kementerian Perindustrian di bawah arahan Agus Gumiwang Kartasasmita tengah mengupayakan diversifikasi sumber bahan baku dan mendorong pemanfaatan daur ulang plastik. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri petrokimia hulu diharapkan mampu menjaga keberlangsungan produksi nasional di tengah tekanan ekonomi internasional. Strategi ini menjadi bagian dari upaya besar Indonesia untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri dan meminimalkan dampak negatif dari ketidakpastian pasar keuangan serta energi global. Dikutip dari Antaranews.com