DPR Sebut Kapal AS Melintas di Selat Malaka Tak Ganggu Politik Bebas Aktif RI
1 min read

DPR Sebut Kapal AS Melintas di Selat Malaka Tak Ganggu Politik Bebas Aktif RI

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan bahwa aktivitas kapal milik Amerika Serikat yang melintasi Selat Malaka tidak akan mencederai prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia. Menurutnya, Selat Malaka merupakan jalur internasional yang dapat dilintasi oleh berbagai pihak, terlebih Indonesia saat ini berada di kawasan yang stabil dan dikelilingi oleh negara-negara sahabat. Utut meyakini bahwa hubungan diplomatik yang terjaga dengan negara Barat maupun blok ekonomi lainnya tetap menempatkan kedaulatan Indonesia pada posisi yang aman.

Dalam konteks geopolitik saat ini, Utut mengibaratkan posisi Indonesia seperti prinsip klasik Bung Hatta, yakni “Mendayung di Antara Dua Karang”. Meskipun Indonesia kini telah bergabung sebagai anggota BRICS, kerja sama dengan negara-negara Barat tetap berjalan harmonis tanpa harus terlibat dalam aliansi militer tertentu. Penegasan ini bertujuan untuk meredam kekhawatiran publik mengenai potensi intervensi asing terhadap arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang tetap konsisten mengutamakan kepentingan nasional.

Selain masalah perlintasan laut, Komisi I DPR RI juga mengklarifikasi isu terkait penggunaan ruang udara Indonesia oleh pihak militer asing. Berdasarkan konfirmasi dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dipastikan tidak ada kesepakatan yang memberikan izin penggunaan ruang udara RI secara bebas kepada Amerika Serikat. Kedaulatan udara Indonesia dinyatakan tetap mutlak dan setiap penggunaan ruang udara oleh militer asing wajib melalui prosedur pemberitahuan serta izin resmi dari Kementerian Pertahanan maupun TNI AU. Dikutip dari Antaranews.com