Antisipasi Gejolak Global, Apindo Siapkan Mitigasi Adaptif Dampak Konflik Timur Tengah
1 min read

Antisipasi Gejolak Global, Apindo Siapkan Mitigasi Adaptif Dampak Konflik Timur Tengah

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan fokus pada langkah mitigasi risiko yang realistis dan adaptif sebagai respons jangka pendek menghadapi eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani, menjelaskan bahwa dunia usaha saat ini mengambil pendekatan wait and see but prepared untuk mengantisipasi tekanan global yang berkelanjutan. Langkah-langkah strategis yang disiapkan mencakup penyesuaian struktur biaya produksi, peningkatan efisiensi operasional, hingga diversifikasi sumber pasokan guna menjaga kelangsungan bisnis di tengah ketidakpastian geopolitik.

Selain efisiensi internal, Apindo menekankan pentingnya manajemen risiko yang disiplin, terutama dalam pengelolaan eksposur valas dan pemanfaatan instrumen lindung nilai (hedging). Pengusaha juga mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi dan pangan secara terukur serta memperkuat distribusi logistik strategis. Sinergi antara disiplin fiskal dan kebijakan moneter yang pruden menjadi kunci utama untuk melindungi sektor-sektor ekonomi nasional yang paling rentan terdampak oleh fluktuasi pasar internasional akibat konflik tersebut.

Shinta juga menggarisbawahi pentingnya posisi netral Indonesia melalui politik luar negeri bebas aktif untuk menjaga kredibilitas diplomatik dan kepercayaan pasar. Dengan menghindari pendekatan yang reaktif, Indonesia diharapkan tidak terseret ke dalam pusaran konflik geopolitik yang dapat menambah risiko ekonomi domestik. Koordinasi kebijakan yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha akan menjadi fondasi penting dalam menentukan daya tahan ekonomi nasional menghadapi dinamika global yang kian memanas di awal tahun 2026 ini. Dikutip dari Antaranews.com