Jasa Raharja Tebing Tinggi Melakukan Rapat Program Keselamatan Lalu Lintas Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan Tahun 2026
Tebing Tinggi – PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara melalui Cabang Tebing Tinggi menggelar Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Polres Tebing Tinggi, Organda Tebing Tinggi, Bappeda Tebing Tinggi, Dinas Perhubungan Tebing Tinggi, serta jajaran PT Jasa Raharja pada 10 April 2026.
Dalam sambutannya, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, Tengku Rahmuddin Amrah, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka kecelakaan. Upaya yang dilakukan antara lain melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), sosialisasi ke sekolah-sekolah, serta pemasangan spanduk imbauan di titik rawan kecelakaan dan perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
Pihak Polres Tebing Tinggi menyampaikan bahwa pada tahun ini akan lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif, dengan melibatkan seluruh jajaran dalam upaya menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Selain itu, dilakukan pendataan jalan rusak, sosialisasi bersama ke sekolah-sekolah, pembentukan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), serta dorongan agar materi tertib berlalu lintas dapat dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.
Polres juga mengusulkan pembangunan pos jaga dan penempatan petugas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, serta meminta agar PT Jasa Raharja memasang rambu imbauan kehati-hatian di titik-titik tersebut. Selain itu, dilakukan sosialisasi kepada pengusaha angkutan umum, khususnya PT Raja Trans, agar tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat guna menghindari kemacetan. Dinas Perhubungan Tebing Tinggi turut menyatakan akan memanggil dan memberikan sosialisasi kepada pemilik angkutan terkait penertiban lokasi menaikkan dan menurunkan penumpang.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia menyatakan komitmennya untuk menambah petugas serta membangun pos jaga di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Organda Tebing Tinggi mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan Polres Tebing Tinggi terhadap pengusaha angkutan yang tidak mematuhi aturan keselamatan. Selain itu, Organda juga siap menyediakan layanan antar-jemput bagi pelajar guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh siswa ke sekolah.
Melalui forum ini, seluruh peserta sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi melalui berbagai kegiatan, seperti aksi simpatik dan peningkatan keselamatan angkutan umum. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan keselamatan transportasi serta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi.
