Pascabencana Sumatra: 38 Daerah Kembali Normal, 11 Wilayah Masih Atensi Khusus
1 min read

Pascabencana Sumatra: 38 Daerah Kembali Normal, 11 Wilayah Masih Atensi Khusus

Jakarta – Pemerintah melaporkan bahwa dari total 52 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebanyak 38 daerah telah dinyatakan kembali normal. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan dalam rapat koordinasi satgas pemulihan bahwa wilayah yang sudah normal tersebut telah menunjukkan aktivitas masyarakat yang berangsur pulih serta berfungsinya fasilitas publik seperti jalan dan jembatan untuk distribusi logistik. Meski demikian, pemerintah mencatat masih ada 11 daerah yang memerlukan atensi khusus karena berbagai hambatan di lapangan.

Di Sumatra Barat, 13 daerah sudah normal, sementara Kabupaten Tanah Datar mendekati normal, dan Kabupaten Agam serta Padang Pariaman masih memerlukan atensi khusus. Untuk wilayah Sumatra Utara, terdapat 15 daerah yang sudah pulih secara fungsional dari total 18 daerah yang terdampak. Namun, Tapanuli Selatan masih dalam proses mendekati normal, sedangkan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara menjadi fokus perhatian khusus karena kondisi cuaca dan bencana banjir susulan yang kembali melanda wilayah tersebut.

Wilayah Aceh menunjukkan tingkat pemulihan sebesar 56 persen dengan 10 daerah yang sudah normal penuh dari 18 kabupaten dan kota terdampak. Gayo Lues dilaporkan mendekati kondisi normal, sementara tujuh daerah lainnya masih berada dalam status atensi khusus. Daerah yang masih perlu penanganan intensif tersebut mencakup wilayah dataran rendah seperti Aceh Tamiang dan Aceh Utara, hingga wilayah dataran tinggi seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah. Pemerintah terus memantau berbagai variabel pemulihan agar stabilitas di seluruh wilayah Sumatra segera tercapai. Dikutip dari Metrotvnews.com