Menyatukan Perspektif Keselamatan Jalan, Jasa Raharja Hadiri FGD di Polres Badung
2 mins read

Menyatukan Perspektif Keselamatan Jalan, Jasa Raharja Hadiri FGD di Polres Badung

BADUNG — Upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas membutuhkan pemahaman dari berbagai perspektif. Hal tersebut menjadi latar penting dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kamseltibcarlantas yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri untuk wilayah hukum Polres Badung, Senin (19/10), di Aula Rapat Polres Badung.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Badung, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, unsur Pecalang Kabupaten Badung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta lembaga swadaya masyarakat (LSM). Jasa Raharja diwakili oleh Kepala Kantor Samsat Badung, Joshua Fanny Permadi Putra, S.E.

FGD ini menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan dalam konteks Kamseltibcarlantas. Keterlibatan unsur pemerintah, aparat, masyarakat adat, dan organisasi masyarakat mencerminkan pentingnya melihat persoalan lalu lintas secara menyeluruh, sesuai peran dan pengalaman masing-masing pihak.

Bagi Jasa Raharja, partisipasi dalam forum lintas instansi merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan para pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan keselamatan transportasi. Pertukaran perspektif seperti ini diharapkan dapat mendukung pemahaman bersama mengenai tantangan lalu lintas serta pentingnya peran setiap pihak dalam mendorong keselamatan pengguna jalan.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai unsur, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.

“Forum diskusi lintas instansi menjadi ruang penting untuk bertukar perspektif dan memahami tantangan keselamatan lalu lintas dari berbagai sisi. Kami berharap komunikasi dan keterlibatan para pemangku kepentingan dapat terus terjaga sehingga upaya mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujar Abdillah.

Jasa Raharja Wilayah Bali terus mendukung koordinasi dengan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari komitmen terhadap perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kesadaran keselamatan transportasi. Melalui komunikasi yang berkelanjutan, diharapkan setiap pihak dapat berkontribusi sesuai tugas dan kewenangannya dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan.