Pemerintah Percepat Pemulihan dan Pembangunan Infrastruktur di Aceh Singkil
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh Singkil, Kamis (4/12/2025). Berdasarkan data BNPB per Rabu (3/12/2025), terdapat 5.286 keluarga yang mengungsi dari total 21.143 jiwa terdampak banjir dan longsor.
Wapres mengunjungi Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, didampingi Kepala BNPB Letjen Suharyanto dan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon. Dalam peninjauan ini, Wapres menekankan percepatan penanganan bencana, termasuk pendataan kerusakan, distribusi logistik, dan rencana pemulihan jangka panjang.
Wapres juga menyaksikan penyerahan bantuan kemanusiaan dari PT BSI dan PT Pupuk Indonesia (Persero), yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf. Bantuan berupa beras, minyak goreng, susu formula, obat-obatan, biskuit, mie instan, dan air mineral ini ditujukan untuk kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Setelah itu, Wapres melanjutkan ke Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, untuk mengecek kondisi infrastruktur yang rusak. Bupati Safriadi Oyon melaporkan bencana melanda 9 kecamatan dan 67 desa akibat hujan ekstrem, yang menurutnya merupakan kejadian terparah dalam 200 tahun terakhir.
Dalam penanganan bencana, pemerintah daerah bersama TNI–Polri bekerja nonstop membuka akses jalan, menyalurkan bantuan, serta memperbaiki infrastruktur. Beberapa kebutuhan mendesak mencakup perahu karet, pemulihan jaringan air bersih, logistik darurat, dan pembangunan tanggul pengaman banjir.
Safriadi menjelaskan bahwa sejumlah akses utama sempat terputus akibat kerusakan jembatan dan jalan, sehingga distribusi logistik dilakukan menggunakan perahu. Ia juga menyampaikan permohonan agar pemerintah pusat mendukung pembangunan tanggul dan perbaikan infrastruktur yang rusak. Wapres memastikan pemerintah pusat akan mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur di Aceh Singkil. Dikutip dari RRI.co.id
