DPR Desak Pemerintah Beri Subsidi Pakan Gajah Wisata demi Cegah Kepunahan
1 min read

DPR Desak Pemerintah Beri Subsidi Pakan Gajah Wisata demi Cegah Kepunahan

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, mendesak pemerintah untuk segera memberikan subsidi pakan dan bantuan operasional bagi pengelola gajah wisata, khususnya di Bali. Langkah ini dinilai mendesak setelah diberlakukannya kebijakan pelarangan aktivitas menunggangi gajah yang berdampak signifikan pada pendapatan pelaku usaha pariwisata. Menurut Adi, sektor pariwisata Bali saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi yang berat, sehingga kehadiran negara melalui dukungan konkret sangat dibutuhkan agar kelangsungan hidup satwa dan kesejahteraan pengelola tetap terjaga.

Dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen Senayan pada Rabu (15/4/2026), Adi menekankan bahwa biaya perawatan gajah per bulan sangatlah besar dan membutuhkan komitmen tinggi. Para pengelola tidak hanya memandang gajah sebagai aset bisnis, melainkan memiliki ikatan batin yang kuat, bahkan kerap mendampingi satwa tersebut secara langsung saat sedang sakit. Namun, biaya operasional yang tinggi kini menjadi beban yang sulit dipikul sendirian oleh pemilik usaha di tengah masa pemulihan ekonomi sektor pariwisata yang belum stabil sepenuhnya.

Meskipun pengelola telah berupaya melakukan inovasi dengan menawarkan aktivitas alternatif seperti sesi memberi makan dan foto bersama, pendapatan yang dihasilkan diakui belum mampu menutup kerugian akibat hilangnya daya tarik wisata gajah tunggang. Oleh karena itu, DPR mendorong pemerintah untuk hadir memberikan solusi jangka panjang, salah satunya melalui subsidi kebutuhan pokok satwa. Dukungan ini dianggap krusial untuk memastikan standar kesejahteraan gajah tetap terpenuhi tanpa harus mengorbankan keberlangsungan bisnis pariwisata berbasis lingkungan di Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id