Mentan Rehabilitasi 98 Ribu Hektare Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa negara hadir untuk merehabilitasi 98.002 hektare lahan sawah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna memulihkan produksi pangan dan pendapatan petani di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah memprioritaskan penanganan pada lahan dengan kriteria kerusakan ringan dan sedang yang mencapai 69.240 hektare dengan target pengerjaan awal pada Januari hingga Februari 2026.
Dalam proses pemulihan ini, Kementerian Pertanian menerapkan skema padat karya sehingga petani terdampak dapat bekerja langsung memperbaiki lahan mereka sendiri dengan upah yang dibayar pusat. Fokus pekerjaan meliputi perapihan pematang, normalisasi saluran irigasi, hingga perbaikan pintu air. Untuk mendukung kegiatan ini, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran optimasi lahan sebesar 310 miliar rupiah serta anggaran rehabilitasi tambahan senilai 148,53 miliar rupiah.
Selain perbaikan infrastruktur lahan, Kementan juga menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi pertanian mulai dari benih, pupuk, hingga alat mesin pertanian dan bantuan pangan. Mentan Amran memastikan bahwa seluruh dukungan telah dikirimkan ke daerah terdampak sesuai arahan Presiden untuk bergerak cepat tanpa menunggu hambatan birokrasi. Upaya menyeluruh ini diharapkan dapat segera mengembalikan ekosistem pertanian di Sumatera ke kondisi normal. Dikutip dari Antaranews.com
