BPBD Ingatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Jakarta Utara
1 min read

BPBD Ingatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Jakarta Utara

Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di pesisir Jakarta Utara yang diprediksi berlangsung pada 1-8 Mei 2026. Fenomena ini dipicu oleh fase bulan baru atau Perigee, di mana pasang maksimum air laut meningkat secara signifikan. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat puncak pasang yang diperkirakan terjadi antara pukul 20.00 hingga 01.00 WIB.

Terdapat sejumlah wilayah di Jakarta Utara yang masuk dalam zona rawan terdampak, di antaranya Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, hingga Muara Angke, serta kawasan pesisir di Kepulauan Seribu. Masyarakat diminta untuk memastikan sistem drainase di sekitar hunian berfungsi dengan baik guna meminimalisir genangan yang tertahan. BPBD menekankan bahwa durasi pasang tinggi ini bisa berlangsung selama beberapa hari berturut-turut, sehingga kesiapsiagaan mandiri menjadi kunci utama keselamatan warga.

Untuk mengantisipasi situasi darurat, Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan layanan bantuan melalui aplikasi JAKI dan panggilan darurat gratis di nomor 112. Warga diharapkan terus memantau informasi terkini mengenai dinamika air laut melalui kanal resmi BMKG Maritim Tanjung Priok atau media sosial BPBD DKI. Selain itu, masyarakat sangat disarankan untuk menghindari aktivitas di area dermaga atau bibir pantai selama periode pasang maksimum guna menghindari risiko keselamatan akibat luapan air laut yang datang tiba-tiba. Dikutip dari Antaranews.com