Jasa Raharja Bersama FKLL Tanah Bumbu Bahas Strategi Pencegahan Kecelakaan di Mantewe
Kalimantan Selatan – Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Polres Tanah Bumbu, Rabu (28/10/2026), untuk membahas kajian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kecamatan Mantewe pada 1 Agustus 2026. Dalam kegiatan ini, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja Batulicin, Faisal Rahman, turut mendorong penguatan upaya pencegahan kecelakaan melalui analisis teknis dan kolaborasi lintas instansi.
Kajian tersebut membahas kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan kendaraan pikap, dengan analisis mencakup mekanisme kecelakaan, kondisi pengemudi, kelayakan kendaraan, geometri jalan, serta identifikasi lokasi rawan kecelakaan. Pembahasan ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai faktor risiko dan menjadi dasar dalam merumuskan langkah pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Faisal Rahman menyampaikan bahwa hasil kajian kecelakaan perlu ditindaklanjuti melalui langkah konkret yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. “Pencegahan kecelakaan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan memiliki waktu istirahat yang cukup, memeriksa kelayakan kendaraan, hingga mengevaluasi kondisi jalan dan perlengkapan keselamatan. Diperlukan koordinasi yang kuat agar rekomendasi kajian dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menegaskan pentingnya menjadikan hasil kajian sebagai dasar pengambilan langkah pencegahan. “Setiap kajian kecelakaan perlu menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti. Melalui kolaborasi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan instansi terkait, kami berharap upaya peningkatan keselamatan dapat dilakukan secara terarah, mulai dari pengawasan pengemudi, pemeriksaan kendaraan, hingga perbaikan aspek keselamatan infrastruktur jalan,” ungkap Arkan.
Sebagai tindak lanjut, FGD merekomendasikan penguatan pengawasan kondisi dan waktu istirahat pengemudi, pemeriksaan teknis kendaraan, evaluasi jalan, rambu, dan marka, serta peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas. Monitoring dan evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk memastikan rekomendasi berjalan efektif. Melalui langkah tersebut, FKLL Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan dapat memperkuat pencegahan kecelakaan berbasis analisis teknis demi mewujudkan lalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan.
