Kemenhan Sampaikan Duka Cita, Praka Rico Gugur Lebanon Usai Perawatan Medis
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan kabar duka mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik TNI, Praka Rico Pramudia, yang bertugas dalam misi perdamaian dunia UNIFIL di Lebanon. Praka Rico wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya saat penugasan mulia tersebut.
Kabar duka ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram Kemenhan pada Jumat, mengundang simpati dan duka cita dari berbagai pihak di seluruh Indonesia. Praka Rico Pramudia merupakan prajurit TNI AD yang gugur saat menjalankan tugas negara menjaga perdamaian di wilayah konflik internasional.
Sebelumnya, Praka Rico mengalami luka berat akibat serangan artileri di pos penugasan kontingen Indonesia di Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, pada Minggu (23/3) lalu. Peristiwa tragis ini juga menewaskan prajurit lainnya, Praka Farizal Romadhon, yang gugur di lokasi kejadian akibat serangan langsung.
Kronologi Serangan dan Perjuangan Praka Rico
Serangan artileri yang menargetkan pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terjadi pada Minggu (23/3). Insiden ini menyebabkan beberapa prajurit TNI mengalami luka-luka dan satu di antaranya gugur di tempat kejadian.
Praka Rico Pramudia menjadi salah satu korban dengan luka berat dalam insiden tersebut, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan. Ketiga prajurit ini segera mendapatkan penanganan medis awal setelah serangan terjadi.
Mengingat kondisi luka parah yang dideritanya, Praka Rico Pramudia langsung dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut. Evakuasi cepat ini krusial untuk memastikan Praka Rico mendapatkan perawatan medis intensif dan segera.
Meskipun telah menjalani perawatan intensif selama beberapa pekan di rumah sakit, kondisi Praka Rico tidak dapat tertolong. Ia akhirnya dinyatakan gugur, menambah daftar panjang pahlawan bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas negara di medan perdamaian.
Belasungkawa dan Komitmen Kemenhan
Kemenhan secara resmi menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka. Kemenhan mengakui pengorbanan almarhum dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia.
“Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam,” demikian kutipan dari akun Instagram resmi Kemenhan. Pernyataan ini menegaskan pengakuan negara atas jasa-jasa Praka Rico.
Hingga berita ini diturunkan, ANTARA masih berupaya mendapatkan konfirmasi detail dari Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. Informasi lebih lanjut mengenai insiden ini diharapkan dapat segera disampaikan kepada publik untuk kejelasan.
Insiden ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi prajurit TNI dalam misi perdamaian internasional dan komitmen Indonesia terhadap perdamaian global. Kemenhan terus memastikan dukungan penuh bagi prajurit yang bertugas di luar negeri.
Sumber: AntaraNews
