Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Strategi Wujudkan SDM Unggul dan Lapangan Kerja Baru
1 min read

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Strategi Wujudkan SDM Unggul dan Lapangan Kerja Baru

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sekaligus menciptakan lapangan kerja luas. Melalui kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini mulai menunjukkan dampak nyata dengan menyerap tenaga kerja lokal, termasuk ibu rumah tangga. Kesiapan operasional salah satu unit pelayanan, yakni SPPG Karawang, dipastikan oleh Ketum Gerakan Dapur Indonesia, Nofalia Heikal Safar, dalam kunjungan kerjanya pada Kamis (14/5/2026), yang menegaskan komitmen sektor swasta dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Peresmian SPPG Karawang ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah, yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nazaruddin Umar dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung. Selain fokus pada penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, unit pelayanan ini dirancang untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Sebagai bentuk kepedulian sosial di sela peluncuran, Gerakan Dapur Indonesia juga memberikan santunan kepada 2.000 kaum duafa dan anak yatim, serta memberikan dukungan bantuan bagi para pekerja dapur yang bertugas memastikan asupan gizi berkualitas sampai ke tangan siswa.

Menteri Agama Nazaruddin Umar memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas Gerakan Dapur Indonesia dalam menjaga kualitas makanan melalui pengawasan ketat dan kolaborasi bersama BPOM. Ia mendorong perluasan satuan pelayanan serupa ke berbagai daerah untuk memperkuat jangkauan program MBG secara nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga gizi, dan pelaku usaha kuliner, program ini diharapkan tidak hanya mampu memutus rantai stunting, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi yang memberikan manfaat bagi banyak orang melalui kesempatan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dikutip dari RRI.co.id