Rupiah Menguat Hari Ini Setelah Aksi Demo Berakhir
1 min read

Rupiah Menguat Hari Ini Setelah Aksi Demo Berakhir

Jakarta – Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026. Mengacu data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,21 persen atau 37 poin ke level Rp17.707 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (27/8), rupiah ditutup melemah 0,11 persen atau 19 poin ke posisi Rp17.744 per dolar AS. Penguatan rupiah hari ini telah diperkirakan oleh sejumlah analis seiring berakhirnya aksi penyampaian aspirasi masyarakat di gedung DPR.

Analis Pasar Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS setelah aksi demo berakhir. Namun, penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas karena investor cenderung menunggu perkembangan terbaru pasar global. Pelaku pasar saat ini mencermati pidato Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dalam simposium Jackson Hole untuk mendapatkan gambaran mengenai arah kebijakan moneter dan prospek suku bunga The Fed. Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam kisaran Rp17.700-Rp17.800 per dolar AS, sementara indeks dolar AS relatif stabil di level 99,15.

Sementara itu, Analis Pasar Uang Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa, menilai stabilisasi rupiah di bawah level Rp17.800 per dolar AS turut mendukung penguatan pasar surat utang Indonesia. Rata-rata transaksi fixed income secara mingguan kembali menembus Rp20 triliun, meningkat dibandingkan sekitar Rp14,8 triliun pada pekan pertama Agustus 2026. Menurut Jessica, peningkatan transaksi turut didorong oleh pengurangan frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi dua minggu sekali serta aliran dana asing ke Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp11 triliun pada Kamis (27/8). Kondisi pasar valuta asing domestik juga dinilai masih relatif terkendali setelah penguatan rupiah sebelumnya. Dikutip dari RRI.co.id