Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Jasa Raharja Bali Edukasi Pelajar SMPN 5 Abiansemal
2 mins read

Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Jasa Raharja Bali Edukasi Pelajar SMPN 5 Abiansemal

Badung – Sebagai upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali melalui Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Dalung, I Kadek Ardika, S.E., bersama stakeholder melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Peran Fungsi Jasa Raharja dalam Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas kepada para siswa SMP Negeri 5 Abiansemal, Kabupaten Badung.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas serta menanamkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai perilaku berkendara yang aman, pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, serta berbagai faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai tugas dan fungsi PT Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus memahami hak dan kewajiban masyarakat terkait perlindungan dasar yang diberikan oleh Jasa Raharja.

Melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah, PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan pendidikan. Diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan, baik sebagai pengguna jalan maupun sebagai agen perubahan yang mampu mengajak keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Di lain tempat, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan keselamatan lalu lintas perlu diberikan secara berkesinambungan kepada generasi muda sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan.

“Membangun budaya tertib berlalu lintas harus dimulai sejak usia sekolah. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap para pelajar memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan serta memahami peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang lebih disiplin, peduli, dan berkontribusi dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” ujar Abdillah.