Wapres Gibran Tinjau Bendungan Jragung, Progres Capai 89 Persen dan Siap Rampung Tahun Depan
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Bendungan Jragung di Candirejo, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (7/11/2025). Dalam kunjungannya, Gibran menyampaikan bahwa pembangunan bendungan strategis nasional ini telah mencapai 89 persen dan ditargetkan rampung pada tahun 2026.
“Hari ini kita di Bendungan Jragung, progresnya sudah 89 persen. Tahun depan sudah jadi. Mohon terus dikawal karena ini sangat penting untuk ketahanan pangan, energi, dan reduksi banjir,” ujar Wapres Gibran.
Menurut Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, Bendungan Jragung memiliki kapasitas tampung hingga 90 juta meter kubik air dengan luas genangan mencapai 452 hektare. Bendungan ini diharapkan mampu mengairi lahan irigasi seluas 4.500 hektare, meningkatkan indeks pertanaman dari 165 persen menjadi 275 persen, dan menambah area tanam baru seluas 475 hektare.
Selain itu, bendungan ini akan menyediakan air baku sebesar 1.000 liter per detik untuk tiga wilayah, yakni Kota Semarang (400 liter/detik), Demak (350 liter/detik), dan Grobogan (250 liter/detik).
Dari sisi energi, Bendungan Jragung mampu menghasilkan tenaga mikrohidro sebesar 1,4 megawatt serta memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 90 megawatt. Tak hanya itu, bendungan juga berperan penting dalam reduksi banjir sebesar 40 persen atau setara 3.800 hektare area di wilayah hilir Kabupaten Demak.
“Dengan air yang tertahan di bendungan, muka air tanah meningkat. Saat musim hujan bisa menahan banjir, dan di musim kemarau bisa menjaga ketersediaan air,” jelas Sudarto.
Pembangunan Bendungan Jragung menelan anggaran sekitar Rp3 triliun dan diharapkan menjadi salah satu proyek penting dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.Dikutip dari RRI.co.id
