ALKIS Mendesak Dukungan Global untuk Atasi Krisis Kemanusiaan di Sudan
2 mins read

ALKIS Mendesak Dukungan Global untuk Atasi Krisis Kemanusiaan di Sudan

Depok – Koordinator Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Sudan (ALKIS), KH. Moch. Hilmi Asshiddiqi Al-Aroky, menyerukan kepedulian dan aksi dunia internasional terhadap krisis kemanusiaan berkepanjangan di Sudan yang semakin memprihatinkan.

“Saya prihatin dengan apa yang terjadi di Sudan,” ujar KH. Moch. Hilmi Asshiddiqi Al-Aroky, yang juga merupakan Wakil Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Depok, di Depok, Selasa.

Krisis Sudan Terus Memburuk

Dalam beberapa bulan terakhir, Sudan menghadapi krisis kemanusiaan paling serius dalam sejarahnya. Pertempuran antarfaksi militer menimbulkan ratusan ribu korban jiwa, puluhan juta warga mengungsi, serta runtuhnya layanan dasar seperti kesehatan, pangan, dan pendidikan.

Menurut KH. Hilmi, kondisi tersebut tidak hanya mengancam kehidupan rakyat Sudan, tetapi juga berdampak pada stabilitas kawasan Afrika Timur.

“Indonesia, sebagai bangsa yang menjunjung nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk berperan aktif menyelesaikan tragedi ini,” tegasnya.

ALKIS Desak Pemerintah Indonesia Ambil Peran

Direktur Pengabdian Masyarakat Institut Hasyim Muzadi (IHM) itu menjelaskan bahwa ALKIS menyerukan langkah nyata Pemerintah Indonesia untuk membantu penyelesaian krisis Sudan. Seruan tersebut meliputi:

  1. Mendorong upaya diplomatik internasional melalui PBB, OKI, dan Gerakan Non-Blok guna memperkuat tekanan global agar jalur evakuasi dan perlindungan warga sipil dapat dibuka.
  2. Menegaskan posisi resmi Indonesia yang berpihak pada rakyat Sudan serta mendesak Dewan Keamanan PBB menghentikan pasokan senjata ke pihak-pihak yang bertikai demi tercapainya gencatan senjata.
  3. Menugaskan lembaga negara terkait seperti Kementerian Luar Negeri, BNPB, PMI, dan Baznas untuk mengirim bantuan kemanusiaan, termasuk tenaga medis, logistik, dan perlindungan bagi para pengungsi.
  4. Membangun forum lintas lembaga dan masyarakat sipil guna menghimpun solidaritas dan dukungan dari masyarakat Indonesia bagi warga Sudan.

Indonesia Diharapkan Berperan Lebih Besar

KH. Hilmi menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis di kancah internasional dan dapat memainkan peran signifikan dalam penyelesaian krisis Sudan.

“Tentu kita berharap agar krisis kemanusiaan ini segera selesai. Peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia harus terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Seruan ALKIS ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh nasional, yang menilai bahwa solidaritas Indonesia terhadap Sudan perlu terus diperkuat dan diwujudkan dalam aksi nyata. Dikutip dari Antaranews.com