Istana Ungkap Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ormas dan Tokoh Islam
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan puluhan ormas dan tokoh Islam di Istana Kepresidenan merupakan forum diskusi rutin untuk memperbarui perkembangan situasi dalam dan luar negeri. Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 40 hingga 50 tokoh tersebut, Presiden secara terbuka menyerap masukan dari pimpinan umat mengenai berbagai isu strategis nasional. Beberapa tokoh besar yang hadir di antaranya adalah Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, pimpinan PBNU, Muslimat NU, serta perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah langkah antisipasi pemerintah terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran. Melalui koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat, pemerintah berupaya menjamin ketersediaan bahan pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau. Selain itu, para tokoh Islam diajak berdialog mengenai persiapan teknis di lapangan agar pelaksanaan ibadah di bulan suci dapat berjalan dengan tenang dan kondusif bagi seluruh umat muslim di Indonesia.
Pada skala internasional, Presiden Prabowo memaparkan posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace terkait situasi di Gaza. Istana berharap keterlibatan aktif Indonesia dalam upaya perdamaian tersebut mendapatkan dukungan dan pengertian dari seluruh elemen masyarakat maupun ormas Islam. Sinergi antara pemerintah dan para tokoh agama ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi domestik, tetapi juga memperkuat peran diplomasi kemanusiaan Indonesia di kancah global. Dikutip dari Antaranews.com
