Sertijab Komandan KRI Koarmada I Perkuat Kedaulatan Laut RI
2 mins read

Sertijab Komandan KRI Koarmada I Perkuat Kedaulatan Laut RI

Komando Armada I (Koarmada I) baru saja melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) dua Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Acara penting ini berlangsung di Markas Komando Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada I, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satran Koarmada I, Yusuf Yanto, pada Rabu, 15 April. Sertijab ini menandai rotasi kepemimpinan strategis di tubuh TNI Angkatan Laut.

Langkah ini merupakan bagian integral dari pembinaan personel serta penyegaran organisasi Koarmada I. Tujuannya adalah untuk terus memperkuat kedaulatan laut Republik Indonesia.

Rotasi Jabatan Komandan KRI Strategis

Dalam upacara sertijab tersebut, jabatan Komandan KRI Pulau Rusa-726 diserahterimakan. Mayor Laut (P) Sumar Sadewo menyerahkan kepemimpinan kepada Mayor Laut (P) Wowo Sujarwo.

Mayor Laut (P) Sumar Sadewo selanjutnya akan menempati posisi sebagai perwira menengah Denma Koarmada I. Ia akan mengikuti pendidikan reguler Seskoal untuk pengembangan karir.

Sementara itu, Mayor Laut (P) Wowo Sujarwo sebelumnya menjabat sebagai Komandan KRI Arung Samudera. Pengalamannya diharapkan dapat membawa inovasi baru dalam kepemimpinannya.

Selain itu, jabatan Komandan KRI Pulau Rangsang-727 juga mengalami pergantian kepemimpinan. Mayor Laut (P) Abdul Khalik Daeng Mappalewa menyerahkannya kepada Mayor Laut (P) Doni Simangunsong.

Mayor Laut (P) Abdul Khalik juga akan menempati jabatan perwira menengah Denma Koarmada I. Ia akan melanjutkan pendidikan reguler Seskoal bersama rekannya.

Mayor Laut (P) Doni Simangunsong sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Opsga Sops Koarmada I. Rotasi ini menunjukkan kepercayaan pimpinan terhadap kapabilitasnya.

Peran Vital dalam Menjaga Kedaulatan Laut

Komandan Satran Koarmada I, Yusuf Yanto, menegaskan bahwa sertijab komandan KRI adalah wujud kepercayaan pimpinan TNI Angkatan Laut. Kepercayaan ini diberikan kepada perwira yang dinilai mampu mengemban tugas dan tanggung jawab.

Yusuf menambahkan, rotasi jabatan juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi. Hal ini bertujuan menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan produktif.

Tugas unsur KRI ke depan diproyeksikan akan semakin kompleks. Ini seiring dengan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Setiap komandan dituntut mampu menjaga kesiapsiagaan unsur dan meningkatkan kemampuan tempur. Mereka juga harus membentuk prajurit profesional dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia.

Koarmada I secara konsisten memastikan setiap prajurit dan alat utama sistem senjata (alutsista) berada dalam kondisi siap operasional. Komitmen ini esensial guna menjaga kedaulatan laut Indonesia dari berbagai ancaman.

Sumber: AntaraNews