Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Rp17.141, Ekonom: Waspada Dampak Konflik Timur Tengah
1 min read

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Rp17.141, Ekonom: Waspada Dampak Konflik Timur Tengah

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pagi tercatat menguat tipis sebesar 0,01 persen ke level Rp17.141 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa meskipun terdapat optimisme terkait penyelesaian konflik di Timur Tengah, tingkat ketidakpastian pasar masih sangat tinggi. Saat ini, investor cenderung mengambil sikap wait and see setelah Angkatan Laut AS mencegat delapan kapal tanker minyak Iran, sebuah langkah yang membuat pasar berhati-hati dalam memantau arah perdamaian global.

Pergerakan rupiah hari ini diproyeksikan bergerak stabil pada kisaran Rp17.075 hingga Rp17.200 per dolar AS. Dari sisi eksternal, kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi faktor kunci, di mana The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) sepanjang tahun 2026. Namun, terdapat risiko penundaan pemangkasan suku bunga hingga tahun 2027 jika harga energi tetap tinggi. Meski harga minyak saat ini bertahan di bawah 100 dolar AS per barel, fluktuasi pasar tetap bergantung pada hasil negosiasi putaran kedua antara AS dan Iran.

Sentimen domestik turut dipengaruhi oleh laporan S&P Global Ratings yang memperingatkan kerentanan ekonomi Asia Tenggara terhadap konflik yang berkepanjangan. Peringkat utang Indonesia disebut sebagai salah satu yang paling berisiko jika eskalasi di Timur Tengah mengganggu stabilitas ekonomi dalam waktu lama. Selain itu, pemerintah perlu mewaspadai potensi percepatan inflasi domestik yang dapat mendorong kenaikan suku bunga pasar dan meningkatkan biaya pinjaman, meskipun sinyal damai mulai muncul dari pernyataan Presiden AS Donald Trump. Dikutip dari Antaranews.com