Gerindra Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo
1 min read

Gerindra Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo

Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta penyelidikan tidak hanya menyasar para eksekutor yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi juga mengungkap pihak yang diduga menjadi otak penggerak, pemberi perintah, hingga penyandang dana. Sugiat menyatakan dukungannya terhadap langkah Polri menetapkan sejumlah perwira tinggi sebagai tersangka dan meminta Bareskrim mengusut kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

Sugiat menilai kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi berkaitan dengan praktik deep state atau keberadaan oknum yang menyalahgunakan kewenangan di dalam birokrasi. Ia juga meminta aparat mendalami motif di balik tindakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya kejahatan informasi, kepentingan politik untuk mengganggu stabilitas nasional, maupun keterlibatan jaringan atau pihak eksternal tertentu. Menurutnya, penyelidikan harus dilakukan secara transparan agar seluruh fakta dalam kasus penyadapan tersebut dapat terungkap berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Sugiat menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo tetap berjalan solid dan fokus menjalankan agenda strategis untuk masyarakat meskipun muncul kasus dugaan penyadapan ilegal. Ia menyebut tindakan tersebut tidak akan memengaruhi kepemimpinan Presiden yang memperoleh mandat dari rakyat. Sugiat juga mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Gerindra berharap Polri dapat mengungkap seluruh pihak yang terlibat sehingga kasus penyadapan terhadap Prabowo dapat diselesaikan secara tuntas dan transparan. Dikutip dari Suara.com