Papua, NTT, dan Maluku Jadi Prioritas Dapur MBG, Ini Penjelasan Pemerintah
1 min read

Papua, NTT, dan Maluku Jadi Prioritas Dapur MBG, Ini Penjelasan Pemerintah

Jakarta – Pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan pembangunan dapur pelayanan gizi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sudaryono, mengatakan ketiga wilayah tersebut menjadi fokus utama karena masih menghadapi tantangan pemenuhan gizi yang membutuhkan penanganan lebih cepat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Sudaryono, pemerintah telah menyusun peta prioritas pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdasarkan tingkat kebutuhan setiap daerah. Penentuan lokasi mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti tingkat prevalensi stunting, kondisi geografis, serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan gizi. Selain membangun dapur MBG, pemerintah juga memperkuat sistem distribusi makanan bergizi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan agar layanan dapat menjangkau wilayah terpencil maupun daerah dengan akses yang sulit.

Pemerintah menegaskan seluruh anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan asupan gizi yang layak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah rawan konflik. Oleh karena itu, mekanisme distribusi disesuaikan agar bantuan tetap tersalurkan secara efektif. Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi salah satu strategi nasional untuk mempercepat penurunan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan anak, serta mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui pemerataan akses layanan gizi di seluruh wilayah Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id