Parfum Buatan IKM Binaan Kemenperin Resmi Ekspor ke Papua Nugini
Jakarta – Produk parfum dan gel rambut buatan industri kecil dan menengah (IKM) Indonesia berhasil menembus pasar Papua Nugini. Ekspor yang dilakukan PT Follow Me Indonesia tersebut bernilai USD40.436 atau sekitar Rp707 juta. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai keberhasilan ini menunjukkan produk kosmetik dalam negeri semakin mampu bersaing berkat peningkatan kualitas, keamanan, dan inovasi.
Industri kosmetik nasional juga terus menunjukkan perkembangan positif. Nilai ekspor pada 2025 mencapai USD473,8 juta, naik 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD416,8 juta. Berdasarkan data BPOM pada Juli 2026, terdapat 1.655 pelaku industri kosmetik di Indonesia, dan lebih dari 87 persen di antaranya merupakan IKM. Sebanyak 370 ribu produk kosmetik juga telah terdaftar di BPOM.
Keberhasilan PT Follow Me Indonesia menjadi salah satu contoh hasil pembinaan pemerintah terhadap IKM kosmetik. Perusahaan yang telah beroperasi hampir tiga dekade ini sebelumnya mengikuti berbagai program, mulai dari sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), fasilitasi kemitraan, temu bisnis, pameran, hingga program restrukturisasi mesin dan peralatan. Selain Papua Nugini, produk perusahaan tersebut sebelumnya juga telah berhasil memasuki pasar Jepang. Dikutip dari RRI.co.id
