Pemerintah Targetkan Bangun 50 Jembatan Gantung di Awal 2026
Bogor – Pemerintah menargetkan penyelesaian 50 jembatan gantung pada awal tahun 2026 sebagai langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa dalam satu bulan terakhir sebanyak 11 unit jembatan telah berhasil dirampungkan melalui kerja keras Satgas Jembatan yang dibentuk sejak Desember 2025. Pembangunan ini menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto guna memastikan akses penyeberangan yang aman bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang memiliki hambatan geografis cukup berat.
Presiden menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur ini sangat mendesak demi menjamin keselamatan anak-anak saat berangkat menuju sekolah. Berdasarkan pemantauan Satgas Jembatan, terdapat kebutuhan sekitar 6.900 jembatan gantung di seluruh Indonesia untuk menggantikan akses penyeberangan sungai yang selama ini membahayakan warga. Melalui instruksi langsung, Presiden berharap tidak ada lagi siswa yang harus basah kuyup atau bertaruh nyawa menyeberangi arus sungai deras demi mendapatkan pendidikan dan fasilitas publik lainnya.
Berikut adalah daftar 11 jembatan gantung yang telah berhasil diselesaikan pembangunannya di berbagai wilayah Indonesia:
- Jembatan Gantung 65 meter di Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 70 meter di Way Umbar, Tanggamus, Lampung
- Jembatan Gantung 50 meter di Lopasir, Banyumas, Jawa Tengah
- Jembatan Gantung 35 meter di Ciparanti, Pangandaran, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 80 meter di Aik Lekok, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat
- Jembatan Gantung 20 meter di Likunggavali, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
- Jembatan Gantung 150 meter di Ular, Deli Serdang, Sumatra Utara
- Jembatan Gantung 40 meter di Bokpendem, Kediri, Jawa Timur
- Jembatan Gantung 100 meter di Cisokan, Cianjur, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 50 meter di Cisurupan, Garut, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 50 meter di Krueng Arakundo, Aceh Timur
Dikutip dari RRI.co.id
