Sinergi Multipihak Jadi Kunci BPJPH Bangun Ekosistem Jaminan Halal yang Tangguh
1 min read

Sinergi Multipihak Jadi Kunci BPJPH Bangun Ekosistem Jaminan Halal yang Tangguh

Manado – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat ekosistem jaminan produk halal nasional melalui penandatanganan tujuh kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor di Manado. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menjelaskan bahwa halal kini diposisikan sebagai instrumen strategis pertumbuhan ekonomi nasional yang mengedepankan prinsip transparansi dan kepercayaan. Kerja sama ini melibatkan kementerian, lembaga pendidikan, organisasi pengusaha, hingga mitra internasional guna memperluas jangkauan sertifikasi dan menjadikan halal sebagai mesin penggerak ekonomi yang berkelanjutan.

Tujuh mitra strategis yang terlibat mencakup Kementerian Kelautan dan Perikanan, Good Fortune Halal Certification Service dari Tiongkok, UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia Halal Training Center, HIPPI, dan PT Indonesian Cloud. Selain penandatanganan kesepakatan, dilakukan pula penyerahan sertifikat akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal kepada Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan. Langkah ini bertujuan memperkuat infrastruktur sertifikasi, khususnya pada sektor kelautan yang memiliki potensi besar dalam menembus pasar internasional.

Penguatan sinergi ini juga difokuskan untuk mendorong sertifikasi bagi pelaku usaha mikro dan kecil melalui penyediaan jutaan pendamping halal di seluruh Indonesia. Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi kesejahteraan rakyat. Melalui kolaborasi multipihak ini, pemerintah berharap produk-produk lokal tidak hanya terlindungi secara regulasi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk mendominasi pasar domestik maupun global. Dikutip dari Antaranews.com