Tim Pembina Samsat Surakarta Perkuat Kolaborasi Sengkuyung bersama Linmas Kecamatan Laweyan
3 mins read

Tim Pembina Samsat Surakarta Perkuat Kolaborasi Sengkuyung bersama Linmas Kecamatan Laweyan

Surakarta – Tim Pembina Samsat Surakarta terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban kendaraan bermotor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2026 yang bertujuan untuk memperluas edukasi mengenai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta pentingnya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan Sengkuyung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Laweyan dengan melibatkan jajaran Linmas se-Kecamatan Laweyan. Keterlibatan Linmas menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan komunikasi kepada masyarakat karena memiliki kedekatan dengan lingkungan warga serta berperan dalam mendukung ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan Sengkuyung, Tim Pembina Samsat menyampaikan edukasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor secara tepat waktu. Kepatuhan terhadap PKB tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi masyarakat dalam mendukung penerimaan daerah yang selanjutnya dapat menunjang penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Selain edukasi PKB, kegiatan juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman mengenai SWDKLLJ. Jasa Raharja turut memberikan pemahaman bahwa SWDKLLJ merupakan salah satu bentuk kontribusi wajib yang mendukung perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

SWDKLLJ memiliki landasan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami keterkaitan antara kewajiban kendaraan bermotor dengan sistem perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengenal peran Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kolaborasi dengan Linmas juga menjadi bagian dari strategi komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Linmas yang berinteraksi langsung dengan warga di lingkungan masing-masing diharapkan dapat membantu menyampaikan kembali informasi mengenai kewajiban PKB, SWDKLLJ, serta pesan keselamatan berlalu lintas. Dengan demikian, informasi yang diberikan dalam kegiatan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas.

Di sisi lain, pendekatan Sengkuyung mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai unsur dalam membangun kepatuhan masyarakat. Tim Pembina Samsat tidak hanya mengandalkan pelayanan di kantor Samsat, tetapi juga memperkuat komunikasi melalui kegiatan yang hadir lebih dekat dengan komunitas dan lingkungan masyarakat.

Pesan keselamatan berlalu lintas turut menjadi bagian dari edukasi yang diberikan. Masyarakat didorong untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, memastikan kelayakan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang lebih tertib.

Bagi Jasa Raharja, kolaborasi dalam kegiatan Sengkuyung merupakan bentuk penguatan peran perusahaan dalam mendukung ekosistem pelayanan dan keselamatan transportasi. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kepada korban kecelakaan, tetapi juga melalui edukasi, komunikasi publik, dan sinergi bersama stakeholder untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Tim Pembina Samsat Surakarta dan Pemerintah Kota Surakarta, khususnya dengan jajaran Linmas Kecamatan Laweyan, diharapkan penyampaian informasi mengenai kewajiban kendaraan dan keselamatan berlalu lintas dapat semakin luas dan mudah diterima masyarakat. Sinergi yang terus diperkuat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang semakin tertib administrasi, patuh pajak, serta mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.