Jasa Raharja Wonogiri bersama Satlantas dan Tim Pembina Samsat Perkuat Edukasi Keselamatan serta Sosialisasi Program Jateng Bebas melalui Operasi patuh Candi 2026
Wonogiri – Petugas Jasa Raharja Samsat Wonogiri bersama Satlantas Polres Wonogiri dan Tim Pembina Samsat melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Candi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan sosialisasi Program Jateng Bebas kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2026 di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sanggrahan, Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi lintas instansi dalam mengoptimalkan upaya edukasi kepada masyarakat. Keterlibatan Jasa Raharja, Kepolisian, dan unsur Tim Pembina Samsat menunjukkan bahwa peningkatan keselamatan transportasi dan kepatuhan administrasi kendaraan membutuhkan dukungan serta peran aktif dari berbagai pihak. Kolaborasi ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan informasi pelayanan kepada masyarakat melalui interaksi langsung di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyampaikan informasi mengenai Program Jateng Bebas melalui pembagian flyer serta pemasangan spanduk sebagai media publikasi. Pemanfaatan media komunikasi tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus membantu masyarakat memahami kemudahan yang diberikan melalui program pemerintah daerah. Edukasi secara langsung diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan pengguna jalan, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah dan jelas.
Program Jateng Bebas memberikan sejumlah kemudahan bagi wajib pajak, meliputi pembebasan sanksi administratif atau denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pembebasan pajak progresif PKB, serta pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun-tahun sebelumnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui program ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah.
Penyampaian informasi mengenai program tersebut menjadi penting karena masih diperlukan pemahaman yang baik mengenai jenis kemudahan, ketentuan, dan persyaratan yang berlaku. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi melalui kanal resmi serta memastikan bahwa pemanfaatan program dilakukan sesuai dengan ketentuan. Dengan informasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraannya.
Selain sosialisasi program, Operasi Patuh Candi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. Petugas mengajak para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, serta mengutamakan kehati-hatian selama berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan hukum, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dalam melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam membangun ekosistem transportasi yang berkeselamatan. Pemenuhan kewajiban administrasi menunjukkan kepatuhan pemilik kendaraan terhadap ketentuan yang berlaku, sementara perilaku berkendara yang disiplin menjadi bagian penting dalam mengurangi potensi risiko kecelakaan. Keduanya perlu terus diperkuat melalui edukasi, pelayanan, dan pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan.
Dalam hal ini, Jasa Raharja turut mendukung upaya peningkatan keselamatan melalui peran perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Edukasi mengenai SWDKLLJ juga menjadi bagian dari penyampaian informasi kepada masyarakat agar memahami keterkaitan antara kewajiban yang melekat pada kendaraan bermotor dan penyelenggaraan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan.
Sinergi antara Jasa Raharja, Satlantas Polres Wonogiri, dan Tim Pembina Samsat menjadi landasan penting dalam memperkuat penyampaian pesan keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang terjalin, edukasi tidak hanya diarahkan pada peningkatan kepatuhan selama pelaksanaan operasi, tetapi juga diharapkan dapat membentuk kesadaran yang diterapkan dalam aktivitas berlalu lintas sehari-hari.
Jasa Raharja bersama seluruh unsur Tim Pembina Samsat berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan edukasi dan sosialisasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penyampaian informasi mengenai Program Jateng Bebas, penguatan tertib administrasi kendaraan, serta peningkatan kesadaran keselamatan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan pelayanan publik yang informatif dan mudah dijangkau.
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Candi yang dirangkaikan dengan sosialisasi Program Jateng Bebas ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami kemudahan administrasi kendaraan sekaligus menyadari pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan Tim Pembina Samsat, upaya membangun masyarakat yang tertib administrasi dan berbudaya keselamatan dapat terus diperkuat di Kabupaten Wonogiri.
