Kawal Proyek Danantara, Presiden Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang Tinjau Hunian Warga
Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Tapanuli Selatan menuju Aceh Tamiang pada Kamis pagi untuk meninjau langsung pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana. Dalam kunjungan kerja hari kedua ini, Presiden menggunakan helikopter TNI AU Caracal melalui rute transit di Bandara Silangit dan Lanud Soewondo Medan sebelum mendarat di Lapangan Bukit Rata, Aceh Tamiang. Kunjungan ini fokus pada pengawasan proyek hunian yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Danantara atas instruksi langsung Kepala Negara.
Pembangunan di Aceh Tamiang tersebut ditargetkan mencapai lima ratus hingga enam ratus unit rumah sebagai tahap awal. Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur AHY, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran rombongan besar ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur kerakyatan berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan lima belas ribu unit hunian di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat rampung dalam waktu tiga bulan. Danantara sendiri telah memulai pengerjaan dengan target lima ratus unit pertama selesai pada minggu ini. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam melakukan penanganan pascabencana secara menyeluruh di wilayah Sumatera agar warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal tetap yang layak. Dikutip dari Antaranews.com
