Presiden Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi dengan BNPB dan Pemda Bangun Hunian
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Pengelola Investasi Danantara untuk menjalin koordinasi yang sangat ketat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah dalam membangun hunian bagi pengungsi. Dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Presiden menekankan bahwa sinkronisasi antara gubernur, bupati, dan kementerian terkait sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih lokasi pembangunan. Hal ini dimaksudkan agar seluruh sumber daya yang dialokasikan benar-benar bermanfaat secara efisien dan tidak mubazir dalam membantu rakyat yang terdampak bencana di Sumatra.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan apresiasi kepada Danantara yang telah berhasil membangun 600 hunian dalam waktu singkat dari total target 15.000 unit rumah untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hunian yang dibangun di atas lahan PTPN ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti listrik, jaringan WiFi, area bermain anak, serta sistem drainase yang baik. Presiden meminta agar pemetaan wilayah tetap diserahkan kepada kepala daerah agar pembangunan hunian sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat setempat.
CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, melaporkan bahwa ratusan unit hunian yang telah rampung akan segera diserahterimakan kepada pemerintah daerah untuk digunakan oleh para pengungsi. Proses pembangunan ini melibatkan kolaborasi dari 15 BUMN sektor konstruksi yang berkomitmen menyelesaikan tahap rehabilitasi tepat waktu. Dengan adanya koordinasi yang kuat di bawah arahan Presiden, diharapkan para pengungsi dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak sambil menunggu ketersediaan hunian tetap di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com
