Tembus 500 Ribu Unit, Genteng Plered Pasok Penataan Kawasan Program ASRI
JAKARTA – Pemerintah secara resmi melepas pengiriman 500.000 keping genteng buatan pengrajin Plered, Jawa Barat, menggunakan armada 125 truk untuk didistribusikan ke berbagai daerah pada 2 Oktober 2026. Pelepasan ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Indonesia ASRI melalui program gentengisasi yang digagas untuk mempercantik serta meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Melibatkan 14 pengrajin lokal—empat di antaranya telah berlisensi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sepuluh lainnya lolos uji keandalan—langkah strategis ini tidak hanya menjamin kelayakan konstruksi bangunan, tetapi juga menjadi katalis penting dalam menggerakkan roda perekonomian UMKM sektor kerajinan tanah liat.
Program gentengisasi ini dijalankan secara bertahap dengan memprioritaskan pemanfaatan material lokal dan pemenuhan standar teknis di setiap daerah target. Penyebaran pasokan ini melanjutkan rangkaian distribusi yang telah berjalan sebelumnya, seperti pengiriman 75.000 keping genteng dari Jatiwangi pada Maret 2026 yang membukukan komitmen transaksi hingga Rp3 miliar, serta pasokan 44.000 keping genteng asal Plered untuk pengembang swasta pada April lalu. Integrasi antara proyek penataan hunian nasional dan potensi industri kerakyatan ini terbukti efektif memperluas jangkauan pasar para pengrajin lokal secara berkelanjutan.
Ke depan, ekspansi Gerakan Indonesia ASRI akan terus diakselerasi melalui pemetaan kebutuhan material perumahan nasional yang disesuaikan dengan kapasitas produksi daerah. Pemerintah tengah menyiapkan rencana penyaluran besar-besaran sebanyak 2,4 juta keping genteng dari Majalengka pada awal November 2026, yang nantinya disusul peluncuran program serupa di Jawa Tengah dengan estimasi kebutuhan awal mencapai 1,1 juta keping. Sinergi terukur ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pengrajin genteng tradisional sekaligus mewujudkan kawasan permukiman yang lebih aman, rapi, dan nyaman di seluruh wilayah Indonesia. Dikutip dari rri.co.id
